Napoli menunjukkan karakter yang hebat untuk bangkit dari ketertinggalan satu gol dan meraih kemenangan tipis 2-1 atas Genoa yang sedang berjuang di Stadio Diego Armando Maradona, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang sendiri di Serie A menjadi 16 pertandingan (M10, S6).
Juara bertahan Serie A ini memulai pertandingan dengan penuh semangat, dengan David Neres memberikan umpan silang yang mengundang Matteo Politano untuk menyerang di tiang jauh, namun tendangan pemain sayap itu melambung tipis di atas mistar gawang.
Namun, Napoli tidak mampu melanjutkan momentum awal yang baik, karena peluang-peluang yang mereka ciptakan mengering di babak pertama yang membuat frustrasi melawan Genoa yang terbiasa menerapkan struktur pertahanan yang rapat.
Namun, sementara tim tamu mengandalkan pertahanan, Jeff Ekhator memanfaatkan peluang emas di menit ke-30, memanfaatkan umpan silang rendah Brooke Norton-Cuffy untuk mengakhiri penantian satu tahunnya untuk mencetak gol di Serie A.
Namun, suasana hati Napoli memburuk ketika gelandang kunci Stanislav Lobotka terpaksa keluar lapangan tepat sebelum jeda, sementara Genoa pasti sangat gembira bisa meraih keunggulan di babak pertama untuk pertama kalinya di Serie A musim ini.
Dalam upaya mencari inspirasi, pelatih Napoli, Antonio Conte, kembali ke bangku cadangan tak lama setelah babak kedua dimulai, memasukkan bek sayap Leonardo Spinazzola dan playmaker Kevin De Bruyne.
Pergantian ini persis seperti buku pedoman manajer peraih gelar juara, karena Spinazzola memainkan peran kunci dalam gol penyeimbang Napoli di menit ke-57, melihat umpan silangnya memaksa Johan Vasquez melakukan intersepsi yang berbahaya, yang jatuh dengan mudah kepada Frank Anguissa yang menyundul bola masuk ke gawang.
Dengan momentum yang menguntungkan mereka, Napoli meningkatkan tekanan pada tim tamu untuk mencari gol kemenangan krusial. Memimpin upaya mereka untuk meraih poin maksimal, Rasmus Hojlund melihat golnya dianulir karena offside, sebelum Giovanni Di Lorenzo menyundul bola ke tiang gawang.
Sekuat apa pun Genoa berusaha menahan gempuran gelombang biru yang tak henti-hentinya, mereka akhirnya terbukti terlalu tangguh bagi Il Grifone, yang tertinggal ketika Hojlund memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Anguissa yang ditepis untuk mengamankan tiga poin.
Sejak awal musim 2024/25, Napoli kini memiliki rasio kemenangan impresif sebesar 60% dari pertandingan liga kandang yang mereka ikuti dengan skor imbang (M3, S1, K1), yang tentu saja menjadi tanda peringatan bagi tim tamu yang berani memprovokasi mereka. Kemenangan hari ini menempatkan Napoli di puncak klasemen untuk sementara, sementara Genoa yang belum pernah menang tetap berada di zona degradasi.